PIN, “Mungkin dengan ini, kau selalu teringat denganku”

Keterbiasaan di perguruan tinggi ini membuat mahasiswa semester 7 menjalani sebuah praktik mengajar, khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kurang lebih 8 sampai 12 minggu mahasiswa diberikan waktu untuk melatih kemapanan mereka dari segi penguasaan materi, kemampuan bersosialisasi, pengusaan public speaker, managerial team, dan teamwork.

Banyak kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa terkait kewajiban ini. Mulai dari observasi sekolah, praktik mengajar, piket guru, senam pagi, sampai salim (jabat tangan) dengan muridnya. Pada dasarnya mahasiswa akan “bersandiwara” seakan menjadi seorang guru.

Di akhir tugas “kenegaraan” mereka, pasti ada semacam ritual untuk memberikan kenang-kenangan kepada anak didik mereka. Biasanya mereka memberikan sebuah gantungan kunci, yang tertera nama dan saran untuk siswa mereka. Saya pun demikian, teringat waktu akhir pertemuanku dengan siswa didikku, kelas VIIIA,B SMP Negeri 1 Surakarta. Kata yang sempat kulontarkan sambil kuberikan pin yang design dan kubuat sebelumnya,”Tolong letakkan pin ini ditempat se-spesial mungkin, karena mungkin PIN ini yang akan selalu mengingatkanmu pada diriku”.

Beberapa istilah Pin berasal dari antara lain: button badge (UK), badge, pin, pin-button (USA). Walaupun pada awal munculnya bernama badge yang berarti lencana atau tanda pangkat. Hal ini karena sejarahnya berawal dari militer. Bentuk badge bermacam-macam sesuai dengan logo-logo kemiliteran, berbahan logam atau kain dengan peniti di belakangnya untuk disematkan di seragam atau tanda pangkat tertentu. Seiring perkembangan zaman, muncul berbagai jenis dan sebutan seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Button Badge (UK) dan Pin Button (USA) mungkin merupakan sebutan yang paling tepat untuk bentuk/jenis yang kita kenal sekarang yaitu berbentuk bulat seperti kancing dengan peniti di belakangnya untuk disematkan di berbagai media seperti kemeja, t-shirt, topi, tas, dan sebagainya. Tidak dijelaskan mengapa ada penambahan kata button. Tapi mungkin karena proses pembuatannya seperti pembuatan kancing bungkus (mungkin terinspirasi). Fungsinya pun sudah bervariasi, salah satunya yaitu sebagai media ekspresi diri. Namun, sebenarnya sekarang sudah banyak jenisnya (tidak hanya berpeniti) seperti gantungan kunci, gantungan kunci+pembuka botol, gantungan kunci+cermin, magnet, dan sebagainya. (http://pinqiucz.com)

Nah, di bawah ada beberapa design yang mahasiswa setujui. Memang, untuk sebuah design, kecocokan dengan klien sangatlah sulit, karena sifatnya yang subjektif. Kadang design menurut designer sudah sangat bagus tapi, menurut klien masih kurang. Silahkan jadikan inspirasi untuk melakukan yang lebih baik, karena design itu seni, maka ada bawaan lahir plus latihan.

design pin ppldesign pin, design pin ppl, pin pplpin pplpin ppl umspin design untuk perpisahan ppl

design pin ppl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s