Sisi lain, Modus Ponen

Kembali teringat saat kuliah S1  kemarin, berasa baru 2 hari yang lalu bertemu dengan mata kuliah “LOGIKA dan HIMPUNAN”. Pengampunya Prof. Sutama cool dan smart. Salah satu professor di Pendidikan Matematika kampus kami.
Teringat pembahaan beliau tentang, Modus Ponens. Yup, saya yakin semua orang eksak pernah mendengarnya.

MODUS PONEN

Dimana terdapat 2 premis
Premis 1 berisikan statement yaitu sebuah Implikasi. Dan diasumsikan semua nilai dari implikasi tersebut bernilai benar (TRUE). Untuk menuju ke “benar” itu dapat ditelaah bagaimana nilai masing-masing.
Premis 2 berisikan  dan dari berbagai sejarah saya berani membenarkan bahwa nilai P ini juga diasumsikan bernilai benar (TRUE).Kemudian,  sebagai kesimpulan atau konklusinya bernilai benar (TRUE). Modus ponen ini semacam rule (aturan) yang bahkan setiap hari menjadi sering kita pakai, tanpa kita menyadarinya.
Sebagai contoh :
Premis 1 : Jika saya makan nasi maka nasinya habis.
Premis 2 : Saya makan nasi.
Maka konklusinya adalah : Nasinya habis.
Terlepas dari beberapa hal yang mempengaruhi habisnya makanan Anda, mungkin makannya bersama keluarga, atau nasinya hanya sedikit. Rule tersebut akan terus kita pakai setiap harinya.
Nah, kembali ke matematika lagi. Akankah berlaku modus ini jika ada pernyataan seperti ini sebagai premis pertama :
akankah  juga akan bernilai benar??? karena  di kalimat tersebut  merupakan kalimat terbuka.
So, dibutuhkan rule untuk menjelaskan  dengan memberikan kejelasan bahwa  berlaku untuk  atau yang lainnya yang menyebabkan  bernilai benar. Di dunia FUZZY (samar), ilmu yang baru kupelajari dan membuat saya fuzzy juga. Akan menemukan masalah seperti ini.
P1        : Jika Rumah harganya mahal maka Rumah tersebut jarang peminatnya.
P2        : Rumah saya harganya mahal.
Bagaimana kesimpulannya?
Dalam dunia nyata, mahal adalah sebuah nilai yang fuzzy karena tidak ada parameter yang jelas yang mengaturnya. Apakah kita bisa langsung menyimpulkan bahwa Rumah saya jarang peminatnya?
So, untuk menjembatani pemikiran ini diperlukan Generalisasi Modus Ponen. Semacam fasilitas untuk mendasari penentuan approximate reasoning (perkiraan pealaran) dengan berbagai keadaan lain sebagai pemberian konklusi.
Aturan inferensi ini menyatakan bahwa diberikan dua proposisi fuzzy  adaah A’ dan IF  adalah A THEN  adalah B, kita harus menyimpukan proposisi fuzzy baru  adalah B’ sedemikian hingga semakin dekat dengan A’ ke A, semakin dekat B’ ke B dimana A, A’, B dan B’ adalah himpunan fuzzy, yaitu:
Premise 1         : x adalah ‘A
Premise 2         : IF x adalah A THEN y adalah B
Kesimpulan     : y adalah B ‘

4-a79ead6a94

Resources :

http://en.wikipedia.org/wiki/Modus_ponens#cite_note-6
Book :  A Course in Fuzzy Systems and Control – Li-Xin Wang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s