4×6 atau 6×4. Taukah Anda mana yang benar?

Tepat 3 hari yang lalu, saya dikirimi sebuah link dari kakak saya (guru bahasa Inggris) yang merujuk ke sebuah halaman facebook yang menampilkan sebuah foto seperti di bawah ini.Soal matematika perkalian sd kelas 2

Ekspresi saya setelah membaca tulisan yang ada di foto itu sih, ga terkejut. Hanya beberapa detik saja bertanya dalam hati, ini yang konyol kakaknya, sang guru, murid, atau yang komentar?

Pagi ini, saya membaca sebuah artikel yang berisi tanggapan atas fenomena tersebut.  Saya kutip dari Merdeka.com “Seharusnya tidak terjadi itu, tidak musim lagi guru yang tidak sesuai dengan pikirannya lalu dianggap salah. Itukan nalar dia (murid), harusnya penalarannya dihargai gurunya, selama masih masuk nalar boleh dong, kecuali hasilnya menjadi kurang,” kritik Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad, saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (22/9).Sekarang mari kita bahas. Hal-hal apa saja dalam permasalahan ini yang harus kita klarifikasi kebenarannya.

  1. 3 x 4  tidak sama dengan 4 x 3

Mari kita sejenak mengingat apa yang telah kita pelajari dulu saat masih SD kelas 2 mengenai PERKALIAN.  Saya masih ingat betul, guru saya memberi contoh mengenai konsep dasar perkalian menggunakan RESEP DOKTER.

resep dokter

Pada waktu kita mendapatkan obat dari dokter, seringkali di bagian luar bungkus obat tersebut termuat perkalian 2 bilangan yang menunjukkan bagaimana cara kita meminum obat tersebut. Misalnya : 3 x 1. Hal ini berarti kita harus meminum obat tersebut 1 tablet/pil/kapsul selama 3 kali. Ini menyataan bahwa 3 x 1 = 1 + 1 + 1. Apa jadinya jika, kita salah menerjemahkan konsep tersebut? Akankah kita akan minum obat 3 tablet sekali minum?

Dalam masalah lain seorang profesor astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, mengatakan, antara 4 x 6 dan 6 x 4 memang berbeda. Thomas mengilustrasikan seperti kasus ini. Ahmad dan Ali harus memindahkan bata yang jumlahnya sama, 24. Karena Ahmad lebih kuat, ia membawa 6 bata sebanyak 4 kali, secara matematis ditulis 4 x 6. Tetapi, Ali yang badannya lebih kecil, hanya mampu membawa 4 bata sebanyak 6 kali, model matematisnya 6 x 4. Jadi, 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 6 x 4, berbeda konsepnya dengan 6 + 6 + 6 + 6 = 4 x 6, walau hasilnya sama 24. Sudah kelas kan pemirsaaaaaaaah?

  1. 3 x 4 sama dengan 4 x 3

Persepsi sang kakak yang mengajarkan operasi perkalian dimana terdapat sifat komutatif a * b = b * a adalah benar. Tetapi, tidak tepat untuk diajarkan pada pelajar SD kelas 2. Pengertian kita mengenai a * b = b * a adalah benar, dan mulai terbangun beberapa saat setelah SD. Saat kita terhadapkan pada matematika yang lebih kompleks, sifat komutatif tersebut akan sangat membantu. Mungkin si Abang, lupa akan konsep yang terajarkan kepadanya tentang perkalian di SD dulu, sehingga yang dipakai adalah pemahaman dia yang sudah terpakai lama saat SMP, SMA, dan sekarang Perkuliahannya di Teknik Mesin UNDIP. Tentunya akan sangat sering menggunakan sifat komutatif pada perkalian dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan matematikanya.

Aneh juga, jika sang Humas Mendikbud akan menegur sang guru, pemberi nilai. Mungkin akan lebih baik jika kita cek terlebih dahulu latar belakang sang Humas ini, beliau asal saja atau sudah mempelajari masalah sebelumnya. Ditambah lagi tanggapan beliau mengenai penalaran pada kurikulum 2013 mungkin juga harus direvisi. Saya kutip dari merdeka.com. “Nah dalam kasus itu, bisa saja si siswa memberikan jawaban sesuai penalarannya, yaitu 4×6 atau 6×4. Itu enggak salah, karena dalam penalaran enggak harus memberikan satu jawaban. Jika dia penalarannya mengasosiasikan 4×6 bisa benar, 6×4 juga benar,” jelasnya.

Sekali lagi untuk kelas 2 SD bukan hasil yang terpenting, tapi konsep. Ada apa di balik perkalian tersebut, bukan hasil di baliknya. Semoga atas tulisan ini akan ada pemahaman yang lebih baik terhadap kasus ini, bukan semata memojokkan sang guru, tapi kita telaah terlebih dahulu ada maksud apa di balik setiap masalah.

Ada kabar baik, setelah saya kunjungi akun FB Muhammad Erfas Maulana, sang kakak meminta maaf kepada guru yang sudah membenarkan pekerjaan adiknya tepat 23 jam yang lalu, sebelum saya menulis artikel ini.

One thought on “4×6 atau 6×4. Taukah Anda mana yang benar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s